Profile Perusahaan

Kanpus N1

Riwayat Singkat Perusahaan
PT. Perkebunan Nusantara - I (PTPN I) merupakan satu - satunya BUMN Perkebunan yang berada di Propinsi Aceh, dibentuk dari hasil Konsolidasi BUMN Perkebunan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 1996, tanggal 14 Pebruari 1996, yang dikukuhkan dengan Akta Pendirian Nomor 34 tanggal 11 Maret 1996 oleh Notaris Harun Kamil SH di Jakarta, dengan modal dasar Perseroan sebesar Rp.400.000.000.000 dan yang sudah ditempatkan dan disetor pemerintah sebesar Rp.120.000.000.000.

Selanjutnya telah dilakukan perubahan Anggaran Dasar sesuai akta nomor 7 tanggal 13 Agustus 2008 tentang Perubahan Anggaran Dasar PTPN I (Persero) oleh Notaris Syafnil Gani, SH, M.Hum di Medan dan telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia nomor AHU-80120.AH. 01.02.Tahun 2008 tanggal 31 Oktober 2008, dan terakhir berdasarkan akta nomor 310 tanggal 18 Oktober 2012 oleh Nyak Raja, SH, MKn. di Langsa, sebagai tindak lanjut Penambahan modal disetor sebesar Rp.8.408.000.000,- sesuai Surat Keputusan Menteri BUMN nomor SK-347/MBU/2012 tanggal 19 September 2012 tentang Penambahan Modal disetor dan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan (Persero) PTPN I. Dengan demikian modal saham yang telah ditempatkan dan disetor Pemerintah menjadi Rp.128.408.000.000.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor S-386/MBU/2013, tanggal 14 Juni 2013 tentang Penambahan modal disetor dan perubahan Anggaran Dasar perusahaan perseroan (Persero) PT Perkebunan Nusantara I, menetapkan pengeluaran/ penempatan saham yang masih dalam simpanan (portepel) sejumlah 7.543 saham dengan nilai Rp.1.000.000,- per lembar saham atau sebesar Rp7.543.000.000,- (tujuh miliar lima ratus empat puluh tiga juta rupiah), berasal dari konversi utang FA-458/DDI/1989 sebagaimana dicatatkan di perusahaan sebagai cadangan perusahaan senilai Rp7.542.270.399,- dan dari kapitalisasi cadangan Rp729.601,- sehingga modal saham yang telah ditempatkan dan disetor pemerintah menjadi Rp135.951.000.000, sesuai akta nomor 01 tanggal 11 Juli 2013 oleh Notaris Zuhdi Madjid, SH. SpN. di kota Langsa dan telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-AH.01.01-32970, tanggal 14 Agustus 2013.

Sesuai surat menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Nomor S-573/MBU/10/2014, tanggal 1 Oktober 2014 tentang Persetujuan Pengalihan Saham, diputuskan bahwa Negara Republik Indonesia mengalihkan 90% (sembilan puluh persen) sahamnya pada Perseroan kepada dan dalam rangka penambahan penyertaan modal Negara Republik Indonesia pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang telah ditindaklanjuti dengan Perjanjian Pengalihan Hak atas 90% saham Negara RI pada PTPN I kepada PTPN III tertanggal 2 Oktober 2014.

Sesuai pasal 2 ayat 1, 2 dan 3 PP Nomor : 6 tahun 1996, PTP. Nusantara - I (Persero) berkembang dan merupakan penggabungan dari beberapa badan usaha perkebunan di Provinsi Aceh yang terdiri dari :

a. Ex. PT. Perkebunan I (Persero)

b. Ex. PT. Cot Girek Baru (Persero)
c. Ex. PT. Perkebunan V (Persero)
d. Ex. PKS Cot Girek PT. Perkebunan IX (Persero)
Visi dan Misi
V i s i
Menjadi perusahaan agribisnis perkebunan yang tangguh dan mampu memberikan kesejahteraan bagi stakeholders dan kontribusi yang optimal kepada Negara.
M i s i
  1. Mengelola 2 (dua) komoditi pokok yaitu kelapa sawit dan karet secara efisien dan ekonomis berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
  2. Menciptakan Value Creation untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan secara berkesinambungan.
  3. Meningkatkan pengelolaan budidaya kelapa sawit dengan menggunakan teknologi maju.
  4. Meningkatkan kesejahteraan karyawan dan kepuasan pelanggan.
  5. Menjunjung tinggi nilai-nilai religius.
Sasaran Perusahaan
  1. Sasaran Perusahaan adalah untuk mempertahankan eksistensi PT Perkebunan Nusantara I (Persero) dan untuk dapat dikembangkan pada masa mendatang.
  2. Meningkatkan daya saing produk kelapa sawit melalui peningkatan produktivitas dan rendemen.
Filosofi

  1. Perubahan merupakan kebutuhan untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah perusahaan.
  2. Insan perusahaan yang berkualitas sebagai penggerak utama perubahan.
  3. Inovasi sebagai sarana untuk melakukan perubahan.
  4. Kepuasan pelanggan merupakan sasaran produk dan pelayanan perusahaan.
  5. Iklim kerja perusahaan yang kondusif sebagai suasana untuk menghasilkan karya terbaik.
  6. Kemajuan masyarakat dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari peran perusahaan.
  7. Peran dan karya di perusahaan adalah bagian peribadatan segenap insan perusahaan kepada Allah SWT.
Tata Nilai
1.  Nilai-nilai Organisasi
  • Team Work (saling memahami, saling menghormati, saling membantu, saling mengisi, kesatuan arah (tujuan) dan gerak, kebersamaan, kesatuan serta sinergi).
  • Integritas (kejururan, komitmen, tanggung jawab, disiplin dan amanah).
  • Inovasi (sesuatu yang berbeda dan baru dalam hal cara kerja, mekanisme kerja, sistem kerja dan sikap kerja).
2.  Nilai-nilai Insan Individu
  • Jujur (kebersihan pikiran dan niat hati, kebenaran dan kesatuan kata, perbuatan, pikiran dan hati, amanah).
  • Proaktif (terbuka, adaptif, fleksibel, cepat tanggap, responsive dan peduli).
  • Tegar (sabar, tabah, tahan dan ulet).
3.  Nilai-nilai Hubungan Antar Orang (Karyawan)
  • Saling Menghormati (merupakan sikap mental yang menghargai kondisi yang dimiliki atau apa yang ada pada orang lain, dengan kesadaran bahwa setiap kondisi seseorang pasti memiliki kelebihan).
  • Saling Memahami (merupakan sikap mental yang mampu mengetahui, mengerti dan menerima kondisi yang ada atau yang dimiliki oleh orang lain).
  • Saling Membantu (merupakan sikap mental memberikan kelebihan yang ada pada diri seseorang kepada orang lain yang memiliki kekurangan atau kelemahan).
4.  Nilai-nilai Kepemimpinan PTP Nusantara I (Persero)
  • Kompeten (Kompetensi) (kemampuan melaksanakan tugas atau peran sesuai dengan persyaratan performasi (kinerja) standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan).
  • Teladan (Keteladanan) (selain menjadi penunjuk arah dan penggerak dalam mencapai tujuan juga sekaligus sebagai sosok atau symbol dalam perusahaan yang akan menjadi contoh bagi segenap anggotanya).
Pedoman Perilaku (Code Of Conduck)
Pedoman Perilaku (Code Of Conduct) bertujuan untuk menjadi pedoman berperilaku, bersikap, dan bertindak bagi segenap jajaran korporasi dalam melakukan aktivitas dan pekerjaan yang diembannya.

Search

Copyright © 2009-2015 by Anwari, SE
All Rights Reserved.